Hubungan Dukungan Sosial Keluarga dengan Stres Kerja pada Petani Tembakau di Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember

Authors

  • Sindy Arie Pradini Universitas jember
  • Enggal Hadi Kurniawan
  • Emi Wuri Wuryaningsih

DOI:

https://doi.org/10.19184/pk.v8i1.11117

Abstract

Stres kerja dapat mengakibatkan adanya ketidakseimbangan kondisi psikis serta fisik seorang pekerja. Stres kerja pada petani dapat terjadi karena pekerjaan berat, lama waktu bekerja, terpaparnya petani dengan pestisida dan nikotin. Petani yang memiliki risiko mengalami stres kerja akan membutuhkan dukungan dari keluarga. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan stres kerja pada petani tembakau di Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan desain crosssectional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling dan proportional sampling dengan besar sampel 91 (CI=90%). Alat ukur yang digunakan yaitu kuesioner stres kerja dan dukungan keluarga (Cronbach’s Alpha 0,937; 0,793). Penelitian ini telah dinyatakan lulus uji kelaikan etik penelitian kesehatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stres kerja yang dialami oleh petani memperoleh hasil nilai tengah 47(45-49) yang termasuk dalam kategori rendah, sedangkan dukungan sosial keluarga diperoleh nilai tengah 75(73-76) yang termasuk dalam kategori sangat tinggi. Hasil analisis dengan uji Spearman didapatkan nilai p-value sebesar 0,174 (p>0,05) yaitu tidak ada hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan stres kerja pada petani tembakau di Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember. Penelitian ini secara analisis bivariat tidak terdapat hubungan, tetapi hasil analisis kedua variabel sesuai dengan teori yaitu apabila dukungan sosial keluarga tinggi, maka stres kerja rendah.

Kata Kunci: Dukungan Sosial Keluarga, Stres Kerja, Petani Tembakau

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2020-11-03